Abstinenzerscheinung
/ˈapstɪnɛnt͡sʔɛɐ̯ˌʃaɪ̯nʊŋ/
🇩🇪Bahasa JermanKedokteranPsikologiIstilah TeknisNetral
Ringkasan Makna
Gejala putus obat atau reaksi fisik dan psikologis yang muncul ketika seseorang berhenti mengonsumsi zat adiktif secara mendadak.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah dalam bahasa Jerman yang merujuk pada gejala penarikan diri (withdrawal symptoms). Kondisi ini terjadi ketika seseorang yang mengalami ketergantungan fisik atau psikologis pada suatu zat, seperti alkohol, nikotin, obat-obatan tertentu, atau narkotika, menghentikan atau mengurangi konsumsinya secara drastis. Gejala yang timbul dapat bervariasi mulai dari kecemasan, tremor, berkeringat, hingga kejang, tergantung pada jenis zat dan tingkat keparahan ketergantungan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Nach dem abrupten Entzug zeigte der Patient starke Abstinenzerscheinungen.”
→Setelah penghentian mendadak, pasien tersebut menunjukkan gejala putus obat yang parah.
“Kopfschmerzen und Nervosität sind typische Abstinenzerscheinungen bei Rauchern.”
→Sakit kepala dan gugup adalah gejala putus obat yang khas pada perokok.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman, gabungan dari kata 'Abstinenz' (abstinensi/pantang) dan 'Erscheinung' (gejala/fenomena). Digunakan secara luas dalam literatur medis dan psikologis berbahasa Jerman untuk mendefinisikan sindrom sakau atau penarikan.