afterlife
/ˈɑːftərlaɪf/
🇬🇧Bahasa InggrisAgamaFilsafatMetafisikaNetral
Ringkasan Makna
Kehidupan atau eksistensi yang dipercaya ada setelah seseorang mengalami kematian fisik.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Afterlife atau alam akhirat merujuk pada konsep keimanan, mitologi, atau filosofi bahwa esensi kesadaran, jiwa, atau roh seseorang tetap bertahan dan melanjutkan eksistensinya dalam bentuk lain setelah kematian biologis tubuh ragawi. Konsep ini ditemukan di hampir semua agama besar, baik dalam bentuk reinkarnasi, surga dan neraka, maupun alam roh.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Many ancient cultures practiced elaborate burial rituals to prepare the deceased for the afterlife.”
→Banyak budaya kuno mempraktikkan ritual pemakaman yang rumit untuk mempersiapkan orang yang meninggal untuk kehidupan setelah kematian.
“The concept of an afterlife offers comfort to those grieving the loss of a loved one.”
→Konsep kehidupan setelah mati memberikan ketenangan bagi mereka yang berduka atas kehilangan orang tercinta.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Inggris Kuno 'æfter' (sesudah) dan 'líf' (kehidupan). Konsep ini telah menjadi bagian integral dari peradaban manusia sejak zaman prasejarah, tercermin dalam praktik penguburan kuno seperti di Mesir Kuno.