aktiva tak berwujud
/akˈti.va tak bər.wʊ.dʊt̚/
🇮🇩Bahasa IndonesiaAkuntansiKeuanganEkonomiBaku
Ringkasan Makna
Aset non-moneter yang dapat diidentifikasi dan tidak mempunyai wujud fisik, namun memiliki nilai ekonomi bagi perusahaan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Aktiva tak berwujud (bahasa Inggris: intangible asset) adalah jenis aset dalam akuntansi yang tidak memiliki bentuk fisik tetapi memberikan hak keistimewaan atau manfaat ekonomi masa depan bagi perusahaan yang memilikinya. Contoh umum dari aktiva tak berwujud meliputi hak paten, hak cipta, merek dagang, waralaba (franchise), goodwill, dan lisensi perangkat lunak. Meskipun tidak berwujud secara fisik, aset ini sering kali memiliki nilai yang sangat tinggi dan tercatat di dalam neraca keuangan perusahaan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Merek dagang dan hak paten perusahaan termasuk ke dalam kategori aktiva tak berwujud yang bernilai tinggi.”
→Merek dagang dan hak paten perusahaan termasuk ke dalam kategori aktiva tak berwujud yang bernilai tinggi.
“Perusahaan harus melakukan uji penurunan nilai secara berkala terhadap aktiva tak berwujud miliknya.”
→Perusahaan harus melakukan uji penurunan nilai secara berkala terhadap aktiva tak berwujud miliknya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah teknis dalam bidang akuntansi dan keuangan yang diadopsi dari standar akuntansi internasional (seperti IFRS) ke dalam standar akuntansi keuangan di Indonesia untuk mengklasifikasikan aset non-fisik.