ambivalen
/am.bi.fa.lษn/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaKata SifatPsikologiIstilah UmumNetral
Ringkasan Makna
Memiliki dua nilai, perasaan, atau sikap yang bertentangan secara bersamaan terhadap seseorang atau sesuatu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Ambivalen menggambarkan kondisi ketika seseorang merasakan atau menunjukkan dua emosi, dorongan, atau pikiran yang saling bertolak belakang pada waktu yang sama (misalnya cinta dan benci, atau ragu antara menerima dan menolak). Dalam konteks psikologi dan kehidupan sehari-hari, istilah ini merujuk pada ketidaktegasan atau keraguan mendalam karena adanya pertimbangan bernilai sama kuat yang saling bertentangan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDia merasa ambivalen untuk menerima tawaran kerja di luar negeri karena berat meninggalkan keluarganya.โ
โShe feels ambivalent about accepting the job offer abroad because it is hard to leave her family.
โSikap pemerintah yang ambivalen terhadap kebijakan investasi memicu ketidakpastian bagi para pelaku usaha.โ
โThe government's ambivalent stance on investment policy has triggered uncertainty for business players.
Asal-usul & Konteks Budaya
Diserap dari bahasa Belanda 'ambivalent' atau bahasa Inggris 'ambivalent'. Istilah ini pertama kali dicetuskan dalam bidang psikologi oleh psikiater asal Swiss, Eugen Bleuler, pada tahun 1910. Kata ini berakar dari bahasa Latin 'ambi-' (keduanya) dan 'valere' (bernilai atau kuat).