anak bontot
/ˈanak ˈbontot/
🇮🇩Bahasa IndonesiaKeluargaBahasa Sehari-hariSosiolinguistikNetral
Ringkasan Makna
Anak terakhir atau anak bungsu dalam sebuah keluarga.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah 'anak bontot' merujuk kepada anak yang lahir paling terakhir dari bersaudara dalam suatu keluarga. Kata 'bontot' sendiri merupakan ragam cakapan yang berarti paling akhir atau bungsu. Anak bontot sering kali diasosiasikan dengan stereotip mendapatkan perhatian lebih atau dimanja oleh orang tua dan kakak-kakaknya, meskipun hal ini tidak selalu berlaku secara mutlak.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Sebagai anak bontot, dia selalu dijaga ketat oleh kakak-kakaknya.”
→Sebagai anak terakhir, dia selalu dijaga ketat oleh kakak-kakaknya.
“Meskipun anak bontot, dia memiliki sifat yang sangat mandiri.”
→Meskipun anak bungsu, dia memiliki sifat yang sangat mandiri.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Indonesia ragam cakapan (kolokial). Kata 'bontot' diserap dari bahasa Jawa atau Sunda yang berarti bagian paling belakang atau penghabisan, yang kemudian lazim digunakan secara nasional untuk menyebut anak terakhir.