anjing
/an.dสษชล/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesianominahewanbinatangslangNetral
Ringkasan Makna
Mamalia karnivora yang sering dipelihara manusia sebagai penjaga atau hewan kesayangan, dan dalam konteks tertentu digunakan sebagai kata kasar atau makian.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Secara biologis, anjing adalah mamalia dari famili Canidae yang merupakan hewan domestikasi dari serigala. Selain merujuk pada hewan, dalam kebudayaan lisan Indonesia kata ini sering digunakan sebagai bentuk makian atau ungkapan kekesalan yang kasar. Penggunaan sebagai makian dapat bernuansa negatif, namun dalam pergaulan akrab antarteman dekat di beberapa daerah, kata ini kadang digunakan sebagai sapaan informal tanpa maksud menghina.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPria itu melatih anjing pelacaknya untuk mencari korban bencana alam.โ
โPria itu melatih anjing pelacaknya untuk mencari korban bencana alam.
โJangan biarkan anjing itu menggigit sandal di teras rumah.โ
โJangan biarkan anjing itu menggigit sandal di teras rumah.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'anjing' merupakan kosakata warisan Austronesia (dari bahasa Melayu Kuno/Proto-Austronesia). Dalam tradisi masyarakat Nusantara, anjing umumnya dipelihara untuk berburu atau menjaga rumah, meskipun dalam konteks agama Islam status hukumnya diatur secara khusus (najis mughallazah). Sebagai bentuk umpatan, kata ini telah bergeser fungsi menjadi ekspresi emosional yang sangat informal.