antiintelektualisme
/an.ti.in.te.lek.tu.a.lis.mə/
🇮🇩Bahasa IndonesiaSosiologiPolitikFilsafatNetral
Ringkasan Makna
Sikap atau paham yang menentang, meremehkan, atau mencurigai intelektualisme dan pemikiran kritis.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Antiintelektualisme adalah sikap permusuhan atau ketidakpercayaan terhadap kaum intelektual, pendidikan tinggi, sains, dan pemikiran kritis. Paham ini sering muncul dalam konteks politik atau sosial di mana opini publik atau nilai-nilai tradisional dianggap lebih berharga daripada keahlian akademis atau bukti empiris. Hal ini sering kali memanifestasikan diri dalam bentuk penolakan terhadap argumen berbasis data dan penghinaan terhadap para ahli.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Antiintelektualisme sering kali meningkat di tengah ketidakpastian politik dan krisis sosial.”
→Anti-intellectualism often rises amidst political uncertainty and social crisis.
“Penyebaran hoaks di media sosial merupakan salah satu bentuk nyata dari gejala antiintelektualisme.”
→The spread of hoaxes on social media is one of the tangible forms of anti-intellectualism symptoms.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berasal dari gabungan awalan 'anti-' (melawan) dan 'intelektualisme'. Konsep ini pertama kali dipopulerkan secara luas di Amerika Serikat oleh Richard Hofstadter dalam bukunya 'Anti-Intellectualism in American Life' (1963) untuk menggambarkan ketegangan antara nilai-nilai demokratis dan otoritas intelektual.