apathie
/aˈpaːtiː/
🇩🇪Bahasa JermanPsikologiEmosiKondisi MentalNetral
Ringkasan Makna
Kondisi ketidakpedulian, kurangnya minat, atau ketiadaan emosi terhadap sesuatu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Apathie (bahasa Jerman) atau apatis (bahasa Indonesia) merujuk pada keadaan psikologis di mana seseorang menunjukkan kurangnya minat, antusiasme, atau kepedulian terhadap aspek-aspek kehidupan, baik secara emosional, sosial, maupun fisik. Istilah ini sering digunakan dalam konteks klinis untuk menggambarkan gejala gangguan mental atau respons terhadap stres kronis.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Seine Apathie gegenüber den politischen Ereignissen war für alle offensichtlich.”
→Ketidakpeduliannya terhadap peristiwa politik terlihat jelas oleh semua orang.
“Die Krankheit führte bei dem Patienten zu einer tiefen Apathie.”
→Penyakit tersebut menyebabkan pasien mengalami apatis yang mendalam.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Yunani Kuno 'apatheia' (a- 'tanpa' + pathos 'perasaan/penderitaan'). Dalam filsafat Stoikisme, istilah ini awalnya memiliki konotasi positif sebagai kebebasan dari gangguan emosional, namun dalam penggunaan modern, istilah ini bergeser menjadi konotasi negatif yang merujuk pada kelesuan mental.