apokrif
/apoหkrif/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSastraAgamaSejarahNetral
Ringkasan Makna
Naskah atau tulisan yang keasliannya diragukan atau tidak diakui sebagai bagian dari kanon kitab suci resmi.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah ini merujuk pada karya tulis, terutama teks-teks keagamaan, yang tidak termasuk dalam kanon resmi kitab suci karena dianggap tidak memiliki otoritas ilahi yang sama dengan teks kanonik. Dalam konteks sekuler, kata ini sering digunakan untuk menyebut tulisan yang diragukan keasliannya atau yang penulisannya dikaitkan dengan tokoh terkenal namun sebenarnya bukan karya tokoh tersebut.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โBeberapa naskah apokrif ditemukan di perpustakaan kuno tersebut.โ
โBeberapa naskah apokrif ditemukan di perpustakaan kuno tersebut.
โThe scholar analyzed the apocryphal text to understand early religious movements.โ
โSarjana tersebut menganalisis teks apokrif untuk memahami gerakan keagamaan awal.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Yunani 'apokryphos' yang berarti 'tersembunyi'. Awalnya digunakan untuk teks-teks yang dianggap terlalu rahasia atau esoteris untuk dibaca publik, namun kemudian maknanya bergeser menjadi teks yang tidak diakui keasliannya oleh otoritas gerejawi.