apriori
/a.pri.o.ri/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaFilsafatEpistemologiAdjektivaNetral
Ringkasan Makna
Bersifat mendahului pengalaman atau berdasarkan pemikiran rasional tanpa pengujian empiris terlebih dahulu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam filsafat dan epistemologi, apriori merujuk pada pengetahuan atau pemikiran yang diperoleh dari akal budi atau penalaran deduktif murni, terlepas dari atau sebelum pengalaman inderawi. Istilah ini sering dikontraskan dengan 'a posteriori' yang menyandarkan kebenaran pada pembuktian empiris.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPernyataan tersebut bersifat apriori dan belum diuji melalui eksperimen.โ
โPernyataan tersebut bersifat apriori dan belum diuji melalui eksperimen.
โKita tidak boleh membuat kesimpulan apriori tanpa menyelidiki faktanya terlebih dahulu.โ
โKita tidak boleh membuat kesimpulan apriori tanpa menyelidiki faktanya terlebih dahulu.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari frasa Latin 'a priori' yang secara literal berarti 'dari yang terdahulu' atau 'dari sebab ke akibat'. Istilah ini dipopulerkan secara luas dalam filsafat modern oleh Immanuel Kant.