Arbeitsbereitschaft
/ˈaʁbaɪtsbəˌʁaɪtʃaft/
🇩🇪Bahasa JermanHukumKetenagakerjaanIstilah TeknisNetral
Ringkasan Makna
Istilah hukum ketenagakerjaan Jerman yang merujuk pada kesiapan siaga seorang pekerja untuk mulai bekerja sewaktu-waktu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Arbeitsbereitschaft (kesiapan kerja) adalah konsep dalam hukum ketenagakerjaan Jerman di mana seorang karyawan berada di tempat kerja dan siap untuk melakukan tugas sewaktu-waktu jika diperlukan, meskipun pada saat itu ia tidak sedang bekerja secara aktif. Konsep ini berbeda dengan 'Rufbereitschaft' (siaga panggilan di luar tempat kerja) dan 'Arbeitszeit' aktif, yang memiliki implikasi hukum dan kompensasi upah yang berbeda.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die reine Arbeitsbereitschaft wird im Arbeitszeitgesetz oft anders bewertet als aktive Arbeitszeit.”
→Kesiapan kerja murni sering kali dinilai secara berbeda dalam undang-undang jam kerja daripada jam kerja aktif.
“Während der Arbeitsbereitschaft muss der Arbeitnehmer am Arbeitsplatz anwesend und wachsam sein.”
→Selama masa kesiapan kerja, karyawan harus hadir di tempat kerja dan waspada.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman, gabungan kata 'Arbeit' (pekerjaan) dan 'Bereitschaft' (kesiapan). Istilah ini memiliki arti hukum yang spesifik dalam yurisprudensi perburuhan Jerman (Arbeitsrecht).