astik
/as.tɪk/
🇮🇩Bahasa IndonesiaAgamaFilsafatIstilah TeknisNetral
Ringkasan Makna
Orang yang percaya kepada Tuhan atau mengakui otoritas kitab suci dalam konteks filsafat India.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam filsafat India, istilah 'astik' (Sansekerta: āstika) merujuk pada pandangan atau aliran yang mengakui otoritas Veda dan keberadaan realitas transenden atau kehidupan setelah mati. Istilah ini sering disetarakan dengan teisme, meskipun secara etimologis dalam tradisi India penekanannya lebih kepada pengakuan terhadap otoritas Veda daripada sekadar konsep Tuhan personal.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pandangan astik dalam filsafat Hindu meyakini kebenaran kitab suci Veda.”
→Pandangan astik dalam filsafat Hindu meyakini kebenaran kitab suci Veda.
“Aliran filsafat tersebut dikategorikan sebagai astik karena menerima otoritas Veda.”
→Aliran filsafat tersebut dikategorikan sebagai astik karena menerima otoritas Veda.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Sanskerta 'āstika' (آستيك), yang secara harfiah berarti 'orang yang percaya' atau berakar dari kata 'asti' (ada/adalah).