Aufklärung
/ˈaʊfˌklɛːʁʊŋ/
🇩🇪Bahasa JermanFilsafatSejarahEropaIstilahNetral
Ringkasan Makna
Gerakan intelektual abad ke-18 di Eropa yang mengedepankan akal budi, ilmu pengetahuan, dan kebebasan berpikir.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Aufklärung (sering diterjemahkan sebagai pencerahan atau Enlightenment) adalah gerakan filosofis dan kultural yang mendominasi Eropa pada abad ke-18. Gerakan ini menekankan rasionalkah, empirisme, kritik terhadap otoritas tradisional (terutama gereja dan monarki absolut), serta keyakinan pada kemajuan umat manusia melalui pendidikan dan ilmu pengetahuan. Tokoh-tokoh pentingnya antara lain Immanuel Kant, Voltaire, dan Jean-Jacques Rousseau.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Aufklärung war eine Epoche des kritischen Denkens und der Vernunft.”
→Zaman Pencerahan adalah era pemikiran kritis dan akal budi.
“Immanuel Kant definierte die Aufklärung als den Ausgang des Menschen aus seiner selbstverschuldeten Unmündigkeit.”
→Immanuel Kant mendefinisikan Aufklärung sebagai keluarnya manusia dari ketidakdewasaan yang disebabkan oleh dirinya sendiri.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman 'aufklären' (menerangi atau menjelaskan). Istilah ini menjadi identitas kultural dan filosofis penting dalam sejarah peradaban Barat yang menandai transisi menuju masyarakat modern.