autodestruktivitet
/ˌɑs.to.dɛs.trʉk.tiːˈvɛt/
🌐Bahasa Indonesiapsikologikesehatan mentalistilah medis
Ringkasan Makna
Kecenderungan atau perilaku merusak diri sendiri secara fisik maupun psikologis.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah yang berasal dari bahasa Nordik (Norwegia/Swedia) yang merujuk pada autodestruktivitas atau perilaku merusak diri sendiri. Konsep ini sering digunakan dalam bidang psikologi dan psikiatri untuk menggambarkan tindakan, pola pikir, atau kebiasaan yang secara sadar maupun tidak sadar mendatangkan bahaya, kerugian, atau kehancuran bagi diri sendiri.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Mindreårige som viser tegn på autodestruktivitet, trenger profesjonell hjelp.”
→Anak di bawah umur yang menunjukkan tanda-tanda perilaku merusak diri membutuhkan bantuan profesional.
“Autodestruktivitet kan være et symptom på underliggende psykiske lidelser.”
→Perilaku merusak diri bisa menjadi gejala dari gangguan psikologis yang mendasari.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Norwegia/Swedia ('autodestruktivitet'), dibentuk dari awalan 'auto-' (sendiri) dan 'destruktivitet' (kehancuran/kerusakan), yang diadopsi ke dalam kosakata klinis dan akademis rumpun bahasa Jermanik Utara.