basso continuo
/หbasso konหtiหnuo/
๐Bahasa IndonesiaMusikTeori MusikBarok
Ringkasan Makna
Teknik komposisi musik era Barok yang menggunakan garis bas tertulis dengan angka-angka sebagai panduan improvisasi harmoni.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Basso continuo, atau sering disebut sebagai 'figured bass', adalah sistem notasi musik yang lazim digunakan pada periode Barok (sekitar 1600โ1750). Komposer menuliskan garis melodi bas beserta angka-angka (angka tersebut menunjukkan interval yang harus dimainkan di atas nada bas) untuk memberikan panduan bagi pemain instrumen pengiring (seperti harpsichord, organ, atau lute) dalam membangun akor atau harmoni secara improvisasi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โThe harpsichordist realized the basso continuo during the performance of the sonata.โ
โPemain harpsichord merealisasikan basso continuo selama pertunjukan sonata tersebut.
โBasso continuo is a defining characteristic of Baroque music.โ
โBasso continuo adalah karakteristik penentu dari musik Barok.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Italia yang berarti 'bas yang berkelanjutan'. Teknik ini menjadi fondasi utama dalam musik Barat selama abad ke-17 dan awal abad ke-18, memungkinkan fleksibilitas bagi pemain untuk mengisi tekstur harmonik di atas kerangka bas yang stabil.