batas dirgantara
/batas dir.ɡan.ta.ra/
🇮🇩Bahasa IndonesiaHukum InternasionalPenerbanganAstronomiNetral
Ringkasan Makna
Garis vertikal imajiner yang memisahkan wilayah udara kedaulatan suatu negara dengan antariksa luar.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Batas dirgantara adalah batas ketinggian di atas wilayah teritorial suatu negara yang masih tunduk pada kedaulatan penuh negara tersebut, sebelum memasuki wilayah antariksa luar yang bebas digunakan oleh semua negara berdasarkan hukum internasional. Hingga saat ini, belum ada konsensus internasional yang mengikat secara mutlak mengenai batas pasti di mana kedaulatan udara berakhir dan antariksa luar dimulai, meskipun Garis Kármán (pada ketinggian sekitar 100 kilometer di atas permukaan laut) sering digunakan sebagai standar fungsional.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Hingga saat ini, penetapan batas dirgantara secara internasional masih menjadi subjek perdebatan hukum.”
→Until now, the international determination of the aerospace boundary remains a subject of legal debate.
“Wahana antariksa harus melintasi batas dirgantara untuk dapat memasuki orbit bumi.”
→Spacecraft must cross the aerospace boundary to enter Earth's orbit.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah hukum dan teknis yang berkembang seiring dengan kemajuan era eksplorasi ruang angkasa pada pertengahan abad ke-20, ketika negara-negara mulai mengatur kedaulatan teritorial secara vertikal.