bau
/ba.u/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaNominaIndra PenciumanFisikaNetral
Ringkasan Makna
Tanggapan indra penciuman terhadap rangsangan yang timbul oleh partikel-partikel yang menguap di udara.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Bau merujuk pada segala sesuatu yang dapat dicium oleh hidung, baik yang menyenangkan (wangi, harum) maupun yang tidak menyenangkan (busuk, anyir). Dalam konteks ilmiah, bau disebabkan oleh molekul volatil yang dilepaskan oleh suatu zat dan terdeteksi oleh reseptor olfaktori di dalam rongga hidung manusia atau hewan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โBau masakan ibu memenuhi seluruh ruangan rumah.โ
โBau masakan ibu memenuhi seluruh ruangan rumah.
โDia mencium bau hangus dari arah dapur.โ
โDia mencium bau hangus dari arah dapur.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'bau' merupakan kosakata aural-olfaktori yang diwarisi dari bahasa Austronesia purba, yang secara universal digunakan dalam berbagai dialek Melayu dan Nusantara untuk mendefinisikan persepsi penciuman.