bayangan maya
/baหja.ลan หma.ja/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaFisikaOptikaIstilah TeknisNetral
Ringkasan Makna
Bayangan yang terbentuk oleh perpanjangan sinar-sinar pantul atau sinar-sinar bias yang tidak dapat ditangkap oleh layar.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam bidang fisika dan optika, bayangan maya (atau bayangan semu) adalah bayangan yang terjadi ketika sinar-sinar pantul atau sinar-sinar bias tidak benar-benar berpotongan pada titik tempat bayangan tersebut terbentuk, melainkan perpanjangan dari sinar-sinar tersebut yang berpotongan. Sifat utama dari bayangan maya adalah selalu tegak dan tidak dapat ditangkap pada layar, contohnya seperti bayangan yang terlihat di dalam cermin datar.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โBayangan yang terbentuk pada cermin datar adalah bayangan maya, tegak, dan sama besar dengan benda.โ
โBayangan yang terbentuk pada cermin datar adalah bayangan maya, tegak, dan sama besar dengan benda.
โA virtual image cannot be projected onto a screen because the light rays do not actually meet there.โ
โBayangan maya tidak dapat diproyeksikan ke layar karena sinar-sinar cahaya tidak benar-benar bertemu di sana.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah teknis dalam ilmu fisika (optika geometri) untuk mendeskripsikan sifat pembentukan bayangan oleh cermin dan lensa.