bedong
/bəˈdɔŋ/
🇮🇩Bahasa IndonesiaNominaKebudayaanKeluargaNetral
Ringkasan Makna
Kain atau teknik membungkus tubuh bayi yang baru lahir dengan erat menggunakan kain panjang.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Bedong adalah tradisi atau teknik membungkus bayi yang baru lahir dengan kain atau selimut secara rapat dan rapi untuk memberikan rasa aman, hangat, dan mirip dengan kondisi di dalam rahim ibu. Praktik ini bertujuan agar bayi tidak mudah terkejut oleh refleks Moro, membantunya tidur lebih nyenyak, dan secara tradisional dipercaya dapat membantu meluruskan kaki bayi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Ibu membungkus bayi yang baru lahir itu dengan bedong yang lembut dan hangat.”
→Ibu membungkus bayi yang baru lahir itu dengan bedong yang lembut dan hangat.
“Bayi tersebut merasa lebih tenang dan tidur lebih nyenyak setelah dipakaikan bedong.”
→Bayi tersebut merasa lebih tenang dan tidur lebih nyenyak setelah dipakaikan bedong.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata bedong merupakan istilah Nusantara yang telah lama digunakan dalam tradisi perawatan bayi di berbagai daerah di Indonesia secara turun-temurun.