belahan jiwa
/bษ.la.han dอกสi.wa/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSastraRomantisismeIdiomNetral
Ringkasan Makna
Seseorang yang memiliki ikatan batin yang sangat kuat dan mendalam dengan orang lain, sering kali dianggap sebagai pasangan hidup yang sempurna.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah ini merujuk pada konsep romantis tentang seseorang yang dianggap sebagai pelengkap spiritual atau emosional bagi individu lain. Dalam konteks budaya, belahan jiwa sering dikaitkan dengan takdir atau hubungan yang melampaui sekadar ketertarikan fisik, mencakup keselarasan nilai, pemahaman mendalam, dan koneksi emosional yang intens.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDia merasa sangat beruntung karena akhirnya bertemu dengan belahan jiwanya setelah sekian lama mencari.โ
โHe felt very lucky because he finally met his soulmate after searching for so long.
โBanyak orang percaya bahwa setiap manusia memiliki belahan jiwa yang ditakdirkan untuk bersama.โ
โMany people believe that every human has a soulmate destined to be together.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan terjemahan harfiah dari konsep bahasa Inggris 'soulmate'. Konsep ini berakar dari mitologi Yunani kuno, khususnya dalam dialog 'Symposium' karya Plato, yang menceritakan bahwa manusia pada awalnya memiliki dua wajah dan empat tangan sebelum dipisahkan oleh dewa, sehingga mereka terus mencari 'belahan' mereka yang hilang.