bercerai
/bər.t͡ʃə.rai̯/
🇮🇩Bahasa IndonesiaverbahukumsosialkeluargaNetral
Ringkasan Makna
Berpisah sebagai suami istri secara sah menurut hukum dan adat; putusnya hubungan perkawinan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'bercerai' berasal dari kata dasar 'cerai' yang mendapat imbuhan ber-. Dalam konteks pernikahan, bercerai berarti berakhirnya ikatan perkawinan antara suami dan istri melalui putusan pengadilan atau lembaga berwenang lainnya, sehingga keduanya tidak lagi berstatus sebagai pasangan suami istri dan bebas untuk menikah dengan orang lain (setelah melewati masa idah bagi perempuan dalam hukum Islam). Selain itu, kata ini juga dapat berarti berpisah atau bercupai (tentang barang, kelompok, dsb.), tetapi makna utamanya sangat lekat dengan perceraian dalam rumah tangga.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Setelah sepuluh tahun menikah, mereka akhirnya memutuskan untuk bercerai secara baik-baik.”
→Setelah sepuluh tahun menikah, mereka akhirnya memutuskan untuk bercerai secara baik-baik.
“Keputusan untuk bercerai bukanlah hal yang mudah, terutama ketika sudah memiliki anak.”
→Keputusan untuk bercerai bukanlah hal yang mudah, terutama ketika sudah memiliki anak.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Melayu-Indonesia 'cerai'. Dalam masyarakat Indonesia, perceraian melibatkan aspek hukum positif (seperti UU Perkawinan) serta hukum agama (seperti hukum Islam melalui pengadilan agama) yang memiliki aturan dan prosedur tersendiri.