berganti kulit
/ber.gan.ti ku.lit/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaIdiomUngkapanBiologiNetral
Ringkasan Makna
Secara harfiah berarti proses hewan melepaskan kulit lama, sedangkan secara kiasan berarti mengalami pembaruan total, transformasi, atau perubahan citra secara mendasar.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Secara biologis, 'berganti kulit' merujuk pada proses ekdisis di mana hewan seperti ular, serangga, atau krustasea menanggalkan lapisan luar tubuhnya demi pertumbuhan. Secara kiasan, frasa idiomatik ini digunakan untuk menggambarkan seseorang, organisasi, atau sistem yang melakukan transformasi besar-besaran, mengubah wajah, ideologi, atau strategi untuk menyesuaikan diri dengan era baru atau melepaskan reputasi lama.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โUlar perlu berganti kulit secara berkala agar tubuhnya dapat tumbuh lebih besar.โ
โUlar perlu berganti kulit secara berkala agar tubuhnya dapat tumbuh lebih besar.
โPartai politik itu berusaha berganti kulit dengan merekrut politisi muda demi meraih suara milenial.โ
โPartai politik itu berusaha berganti kulit dengan merekrut politisi muda demi meraih suara milenial.
Asal-usul & Konteks Budaya
Ungkapan ini lahir dari metafora fenomena alam ekdisis (molting) pada reptil dan arthropoda. Dalam budaya tutur Indonesia, frasa ini sering dipakai baik dalam konteks positif (pembaruan diri) maupun kritis (sekadar berganti tampilan luar tanpa mengubah substansi dasar).