berharap kegagalan
/bər.ha.pap kə.ɡa.ɡa.lan/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFrasaPsikologiUmum
Ringkasan Makna
Keadaan atau tindakan menginginkan agar orang lain atau suatu rencana mengalami kegagalan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa "berharap kegagalan" menggambarkan sikap atau kondisi mental di mana seseorang secara sadar atau tidak sadar menginginkan agar usaha, proyek, ujian, atau tujuan yang sedang diupayakan oleh pihak lain mengalami kegagalan. Sikap ini sering kali didorong oleh rasa iri, persaingan tidak sehat, rasa tidak aman (insecurity), atau rasa benci terhadap individu yang bersangkutan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Alih-alih mendukung rekannya, dia diam-diam berharap kegagalan pada proyek baru tersebut.”
→Instead of supporting his colleague, he secretly hoped for failure on the new project.
“Sikap berharap kegagalan pada orang lain hanya akan merusak mental diri sendiri.”
→The attitude of hoping for others' failure will only damage one's own mental health.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa ini terbentuk dari gabungan kata dasar 'harap' (dengan awalan ber-) dan kata 'kegagalan'. Secara budaya dan sosial di Indonesia, sikap ini dipandang sebagai sifat tercela yang mencerminkan ketidakharmonisan sosial, iri hati, serta kurangnya semangat gotong royong dan dukungan antar sesama.