berkelontang
/bษr.kษ.lษn.taล/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesianominakegiatanperdaganganNetral
Ringkasan Makna
Berjualan keliling dengan menggunakan bunyi-bunyian tertentu sebagai tanda untuk menarik pembeli.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'berkelontang' berasal dari kata dasar 'kelontang', yaitu sejenis alat bunyi-bunyian tradisional dari kaleng atau kuningan yang dipukul untuk menarik perhatian pembeli. Dalam praktiknya, pedagang keliling (biasanya penjual barang kelontong, mainan, atau makanan ringan) memukul alat ini sambil berjalan menyusuri permukiman warga.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPedagang mainan itu berkelontang menyusuri lorong-lorong kampung.โ
โPedagang mainan itu berjalan berkeliling menjajakan dagangannya menyusuri lorong-lorong kampung.
โSuara tukang kelontong berkelontang selalu dinanti anak-anak di sore hari.โ
โSuara tukang kelontong yang membunyikan alatnya selalu dinanti anak-anak di sore hari.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Indonesia dengan proses pembentukan kata berimbuhan ber- dan bentuk dasar onomatope 'kelontang' yang menirukan bunyi alat dagang tersebut.