berkendara lamban
/bər.kənˈda.ra ˈlam.ban/
🇮🇩Bahasa IndonesiaBakuVerbaTransportasi
Ringkasan Makna
Menjalankan atau mengemudikan kendaraan dengan kecepatan yang rendah atau di bawah batas rata-rata.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa "berkendara lamban" merujuk pada aktivitas mengoperasikan kendaraan bermotor (seperti mobil, sepeda motor, atau kendaraan lainnya) dengan kecepatan yang jauh lebih lambat daripada kondisi arus lalu lintas normal atau di bawah batas kecepatan minimum yang dianjurkan di suatu ruas jalan tertentu. Dalam konteks lalu lintas, berkendara terlalu lambat di jalur cepat sering kali dapat menghambat arus kendaraan lain dan berpotensi memicu kemacetan atau kecelakaan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Berkendara lamban di jalur kanan jalan tol dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.”
→Berkendara lamban di jalur kanan jalan tol dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Polisi lalu lintas menegur pengemudi itu karena terbiasa berkendara lamban tanpa alasan yang jelas di tengah jalan raya yang padat.”
→Polisi lalu lintas menegur pengemudi itu karena terbiasa berkendara lamban tanpa alasan yang jelas di tengah jalan raya yang padat.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa ini terbentuk secara gramatikal dari gabungan verba "berkendara" (melakukan kegiatan mengemudikan/naik kendaraan) dan adjectiva/adverbia "lamban" (bergerak atau berbuat dengan lambat). Sering digunakan dalam konteks aturan berlalu lintas, jurnalisme otomotif, dan laporan keselamatan jalan raya di Indonesia.