berkhalwat
/bษr.xal.wat/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaagamaislamsosialhukumNetral
Ringkasan Makna
Menyepi atau mengasingkan diri di tempat sunyi, atau berada di tempat tersembunyi antara seorang laki-laki dan perempuan yang bukan mukrim tanpa ada orang ketiga.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'berkhalwat' berasal dari bahasa Arab 'khalwah'. Dalam konteks tasawuf atau spiritual, berkhalwat berarti mengasingkan diri untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah di tempat yang sunyi dari gangguan duniawi. Namun, dalam konteks sosial dan hukum Islam di beberapa wilayah (seperti Aceh), berkhalwat merujuk pada perbuatan berdua-duaan di tempat yang sunyi atau tertutup antara laki-laki dan perempuan yang bukan suami-istri atau mahram, yang berpotensi menimbulkan fitnah atau perbuatan tercela.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSejumlah pemuda diamankan petugas karena kedapatan berkhalwat di tempat gelap.โ
โSejumlah pemuda diamankan petugas karena kedapatan berdua-duaan di tempat gelap.
โSebagian ulama sufi memilih untuk berkhalwat demi memfokuskan hati kepada Sang Pencipta.โ
โSebagian ulama sufi memilih untuk menyepi demi memfokuskan hati kepada Sang Pencipta.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Arab (kh-l-w) yang berarti kosong atau menyendiri. Istilah ini memiliki dua nuansa utama: positif dalam tradisi sufisme (uzlah) dan negatif dalam konteks hukum moral/pidana Islam kontemporer terkait pergaulan bebas.