berpikir objektif
/bษr.pikir ษbdสษktif/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaKognitifSikapPikiranNetral
Ringkasan Makna
Mengambil keputusan atau menilai suatu hal tanpa memihak atau membiaskan pendapat.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Berpikir objektif berarti memiliki kemampuan untuk mempertimbangkan berbagai sisi suatu masalah atau kejadian tanpa membiarkan emosi, kepentingan pribadi, atau pandangan yang subjektif mempengaruhi keputusan atau penilaian. Dalam konteks ini, seseorang yang berpikir objektif dapat menilai suatu hal dengan lebih adil dan tidak memihak, sehingga dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan rasional.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDia berusaha untuk berpikir objektif dalam menilai situasi tersebut.โ
โDia berusaha untuk tidak memihak dan mempertimbangkan semua sisi dalam menilai situasi tersebut.
โSeorang hakim harus berpikir objektif dalam mengadili kasus tersebut.โ
โSeorang hakim harus tidak memihak dan mempertimbangkan semua sisi dalam mengadili kasus tersebut.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'berpikir objektif' berasal dari bahasa Inggris 'objective thinking' dan telah diadopsi dalam bahasa Indonesia. Istilah ini digunakan dalam konteks psikologi, filsafat, dan hukum untuk menggambarkan kemampuan seseorang untuk menilai suatu hal dengan lebih adil dan tidak memihak.