KamusLengkap.com

biaya lain-lain

/bi.a.ja la.in.la.in/
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉBahasa IndonesiaKeuanganAkuntansiBisnisBaku
Ringkasan Makna

Pengeluaran atau biaya kecil dan tidak terduga yang tidak diklasifikasikan ke dalam pos anggaran utama.

Penjelasan & Konteks Penggunaan

Dalam dunia akuntansi, bisnis, dan perencanaan anggaran, 'biaya lain-lain' (miscellaneous expenses) merujuk pada pos pengeluaran yang digunakan untuk mencatat transaksi yang nilainya relatif kecil, jarang terjadi, atau tidak memiliki kategori akun khusus yang sesuai. Penggunaan pos ini bertujuan untuk menyederhanakan laporan keuangan agar tidak dipenuhi oleh terlalu banyak akun kecil yang tidak signifikan. Meskipun praktis, pengeluaran dalam kategori ini biasanya tetap harus diawasi agar tidak terjadi kebocoran anggaran atau penyalahgunaan dana.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

โ€œHarap siapkan dana tambahan untuk mengantisipasi biaya lain-lain selama perjalanan dinas.โ€
โ†’Please prepare additional funds to anticipate miscellaneous expenses during the business trip.
โ€œPengeluaran kecil seperti pembelian meterai dan fotokopi dokumen dimasukkan ke dalam pos biaya lain-lain.โ€
โ†’Small expenses such as purchasing duty stamps and photocopying documents are categorized under miscellaneous expenses.

Asal-usul & Konteks Budaya

Istilah ini merupakan terjemahan langsung dari konsep akuntansi global 'miscellaneous expenses' atau 'sundry expenses'. Di Indonesia, istilah ini sangat populer tidak hanya di dunia korporat, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat menyusun anggaran kepanitiaan, rencana liburan, atau kas rumah tangga untuk merujuk pada dana cadangan tak terduga.

Cari Kata atau Istilah Lainnya