bidah
/bi.dah/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaAgamaIslamIstilah FikihNetral
Ringkasan Makna
Inovasi atau amalan baru dalam ritual peribadatan Islam yang diciptakan tanpa dasar hukum atau contoh dari Nabi Muhammad SAW.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Bidah secara bahasa berarti perbuatan atau perkara yang diciptakan baru tanpa ada contoh sebelumnya. Dalam istilah syariat Islam, bidah merujuk pada pembaruan atau penambahan ajaran dalam ranah ibadah ritual (mahdhah) dan keyakinan yang tidak memiliki landasan dari Al-Qur'an maupun Hadis. Para ulama fikih memiliki sudut pandang berbeda mengenai cakupannya; sebagian membaginya menjadi bidah dhalalah (sesat) dan bidah hasanah (baik, khusus untuk urusan non-ritual), sementara sebagian lainnya menganggap semua inovasi dalam peribadatan bersifat tercela.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โUlama tersebut mengimbau umat agar senantiasa beribadah sesuai sunah dan menghindari bidah.โ
โUlama tersebut mengimbau umat agar senantiasa beribadah sesuai sunah dan menghindari bidah.
โDiskusi mengenai kriteria bidah sering menjadi pembahasan mendalam dalam kajian hukum Islam.โ
โDiskusi mengenai kriteria bidah sering menjadi pembahasan mendalam dalam kajian hukum Islam.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Arab 'bid'ah' (ุจุฏุนุฉ) dari akar kata 'bada'a' (ุจุฏุน) yang berarti membuat sesuatu tanpa ada preseden. Istilah ini sangat krusial dalam pemikiran dan diskursus teologi Islam untuk mempertahankan keaslian syariat.