blamelessness
/หbleษชm.lษs.nษs/
๐ฌ๐งBahasa InggrisNominaHukumMoralNetral
Ringkasan Makna
Keadaan atau sifat tidak bersalah, bersih dari cela, atau terbebas dari kesalahan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Blamelessness merujuk pada kondisi seseorang atau tindakan yang sepenuhnya bebas dari kesalahan, tuduhan, atau tanggung jawab moral atas suatu keburukan. Dalam konteks hukum atau etika, istilah ini menandakan bahwa subjek telah bertindak dengan benar atau tanpa niat jahat sehingga tidak layak untuk dipersalahkan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โThe audit report confirmed her blamelessness in the financial discrepancy.โ
โLaporan audit tersebut mengonfirmasi ketidaksalahannya dalam perbedaan finansial tersebut.
โHe fought hard to prove his blamelessness after being wrongfully accused.โ
โDia berjuang keras untuk membuktikan ketidaksalahannya setelah dituduh secara keliru.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Inggris, dibentuk dari kata sifat 'blame' (salah/cela) + akhiran '-less' (tanpa) + akhiran nomina '-ness' (keadaan), yang mulai banyak digunakan dalam literatur hukum dan teologi abad pertengahan.