buaikan
/bu.a.i.kan/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaNominaSastraUmumNetral
Ringkasan Makna
Sesuatu yang membuai; ayunan atau buaian, baik dalam arti fisik maupun kiasan seperti rayuan atau harapan yang meninabobokan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'buaikan' merupakan bentuk nominal turunan dari kata kerja 'buai'. Secara harfiah dapat merujuk kepada hasil perbuatan membuai (seperti ayunan tempat tidur bayi). Namun, dalam konteks sastra atau kiasan, 'buaikan' sering kali diartikan sebagai kata-kata manis, rayuan, angan-angan, atau harapan palsu yang membuat seseorang terlena, merasa nyaman, atau lupa akan kenyataan yang sebenarnya (sering disetarakan dengan buaian mimpi atau bujuk rayu).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โJanganlah mudah terlena oleh buaian janji manis yang belum tentu terbukti.โ
โJanganlah mudah terlena oleh buaian janji manis yang belum tentu terbukti.
โIa terbuai dalam buaian kenangan masa lalu yang indah namun menyakitkan.โ
โIa terbuai dalam buaian kenangan masa lalu yang indah namun menyakitkan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Indonesia dengan akar kata 'buai' yang mendapat akhiran '-kan'. Penggunaannya sangat lazim dalam karya sastra puisi atau prosa untuk menggambarkan suasana yang melenakan atau menenangkan secara psikologis.