buzzer
/หbสzษr/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSosialPolitikTeknologiMediaNetral
Ringkasan Makna
Pengguna media sosial yang dibayar untuk menyebarkan informasi, opini, atau narasi tertentu guna mempengaruhi opini publik.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam konteks modern di Indonesia, 'buzzer' merujuk pada individu atau kelompok yang menggunakan akun media sosial (sering kali anonim atau menggunakan bot) untuk mendengungkan, memviralkan, atau menggiring opini publik terkait isu politik, produk komersial, atau figur tertentu. Istilah ini awalnya berasal dari perangkat penanda bunyi (dengung), namun mengalami pergeseran makna menjadi pendengung opini di ruang digital.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โBuzzer politik sering kali memanfaatkan isu sensitif untuk memecah belah opini di media sosial.โ
โBuzzer politik sering kali memanfaatkan isu sensitif untuk memecah belah opini di media sosial.
โThe company hired social media influencers and buzzers to promote their new product.โ
โPerusahaan itu menyewa influencer media sosial dan buzzer untuk mempromosikan produk baru mereka.
Asal-usul & Konteks Budaya
Diserap dari bahasa Inggris 'buzzer' (alat penanda bunyi). Di Indonesia, istilah ini mulai populer secara masif sejak kontestasi politik tahun 2014 dan 2019, di mana kelompok pendukung bayaran atau sukarelawan digital aktif membentuk tren topik.