copia
/หko.pi.a/
๐๏ธBahasa LatinRetorikaSastraFilologiNetral
Ringkasan Makna
Istilah retorika klasik yang merujuk pada kelimpahan atau kekayaan ekspresi dalam bahasa.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam retorika klasik, 'copia' (dari bahasa Latin yang berarti 'kelimpahan') adalah kemampuan untuk menggunakan variasi bahasa yang luas, baik dalam kosakata maupun struktur kalimat, untuk memperkaya sebuah argumen atau karya sastra. Konsep ini dipopulerkan oleh Erasmus melalui karyanya 'De Copia', yang menekankan pentingnya variasi gaya bahasa agar tulisan tidak monoton dan lebih persuasif.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โThe orator demonstrated great copia by rephrasing the same point in ten different ways.โ
โSang orator menunjukkan copia yang luar biasa dengan menyusun ulang poin yang sama dalam sepuluh cara berbeda.
โErasmus wrote 'De Copia' to teach students how to achieve abundance in their writing style.โ
โErasmus menulis 'De Copia' untuk mengajarkan siswa cara mencapai kelimpahan dalam gaya penulisan mereka.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin 'copia' yang berarti 'kelimpahan' atau 'persediaan'. Istilah ini menjadi sangat penting dalam tradisi pendidikan Renaisans sebagai metode untuk melatih kefasihan dan fleksibilitas bahasa.