degradasi kepemimpinan
/de.ɡra.da.si kə.pə.mim.pi.nan/
🇮🇩Bahasa IndonesiaPolitikSosiologiManajemen
Ringkasan Makna
Penurunan kualitas, integritas, atau efektivitas dalam menjalankan fungsi kepemimpinan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Degradasi kepemimpinan merujuk pada proses kemerosotan atau penurunan standar moral, etika, kompetensi, maupun wibawa seseorang atau sekelompok pemimpin dalam sebuah organisasi, institusi, atau negara. Istilah ini sering digunakan dalam konteks kritik sosial atau analisis politik untuk menggambarkan situasi di mana pemimpin kehilangan kepercayaan publik, gagal menjalankan amanah, atau menunjukkan perilaku yang tidak mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan yang seharusnya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Degradasi kepemimpinan di organisasi tersebut terlihat dari banyaknya anggota yang kehilangan kepercayaan terhadap visi sang ketua.”
→The degradation of leadership in that organization is evident from the many members who have lost faith in the leader's vision.
“Krisis moral ini merupakan indikasi nyata adanya degradasi kepemimpinan dalam institusi tersebut.”
→This moral crisis is a clear indication of the degradation of leadership within that institution.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan gabungan dari kata serapan 'degradasi' (dari bahasa Latin 'degradatio' yang berarti penurunan pangkat atau kualitas) dan 'kepemimpinan' (dari kata dasar 'pimpin'). Penggunaannya dalam bahasa Indonesia sangat lazim dalam wacana intelektual, jurnalistik, dan diskusi mengenai tata kelola pemerintahan atau manajemen organisasi untuk menyoroti fenomena penurunan standar etika atau kapabilitas pemimpin.