dekadensi
/de.ka.dɛn.si/
🇮🇩Bahasa IndonesiaSosiologiBudayaFilsafatNetral
Ringkasan Makna
Kemerosotan atau penurunan kualitas moral, budaya, atau nilai-nilai dalam suatu masyarakat.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dekadensi merujuk pada kondisi kemunduran atau degradasi dalam standar moral, seni, sastra, atau nilai-nilai sosial suatu peradaban. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan fase di mana masyarakat kehilangan vitalitas atau integritasnya karena terlalu mementingkan kemewahan, kesenangan duniawi, atau penyimpangan dari norma-norma tradisional yang dianggap luhur.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Banyak kritikus berpendapat bahwa konsumerisme berlebihan adalah tanda dekadensi moral di era modern.”
→Many critics argue that excessive consumerism is a sign of moral decadence in the modern era.
“Kekaisaran tersebut runtuh akibat dekadensi yang merajalela di kalangan elit penguasa.”
→The empire collapsed due to the decadence that was rampant among the ruling elite.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Prancis 'décadence', yang berakar dari bahasa Latin abad pertengahan 'decadentia' (jatuh/kemerosotan). Istilah ini menjadi populer pada abad ke-19 untuk mendeskripsikan gerakan sastra dan seni yang menekankan estetika di atas moralitas.