detil
/dɛ.tɪl/
🇮🇩Bahasa IndonesiaNominaBentuk Tidak BakuRincian
Ringkasan Makna
Bentuk tidak baku dari kata 'detail', yang berarti bagian kecil-kecil, rincian, atau unsur penjelas dari suatu hal.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'detil' merupakan varian ejaan tidak baku dalam bahasa Indonesia yang sangat populer digunakan dalam percakapan sehari-hari maupun penulisan informal. Kata ini merujuk pada rincian, bagian kecil, atau elemen spesifik dari suatu objek, rencana, atau gagasan. Dalam ragam resmi atau standar (KBBI), bentuk ejaan yang baku dan benar adalah 'detail'.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Arsitek itu memperhatikan setiap detil bangunan dengan sangat cermat.”
→Arsitek itu memperhatikan setiap rincian bangunan dengan sangat cermat.
“Tolong jelaskan secara detil mengenai alur pembayaran ini.”
→Tolong jelaskan secara terperinci mengenai alur pembayaran ini.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata ini diserap dari bahasa Belanda 'detail' (yang berakar dari bahasa Prancis 'détail'). Penulisan 'detil' meluas di Indonesia akibat penyesuaian ejaan fonetis dengan cara pelafalan masyarakat lokal, meskipun Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) menetapkan 'detail' sebagai bentuk resminya.