diawetkan
/di.a.wɛt.kan/
🇮🇩Bahasa IndonesiaBakuVerbaKulinerTeknologi Pangan
Ringkasan Makna
Telah mengalami proses pengolahan atau perlakuan khusus agar tidak mudah rusak, busuk, atau basi.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'diawetkan' merupakan bentuk pasif dari verba 'awet'. Istilah ini merujuk pada bahan makanan, benda, atau makhluk hidup (seperti spesimen biologis) yang telah diberi perlakuan khusus—seperti penggaraman, pengeringan, pembekuan, pengalengan, atau penambahan bahan kimia pengawet—agar dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama tanpa kehilangan kualitas aslinya secara drastis.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Ikan asin adalah contoh makanan yang diawetkan dengan cara penggaraman dan penjemuran di bawah sinar matahari.”
→Ikan asin adalah contoh makanan yang diawetkan dengan cara penggaraman dan penjemuran di bawah sinar matahari.
“Museum tersebut menyimpan berbagai jenis spesimen hewan yang diawetkan untuk kepentingan penelitian ilmiah.”
→Museum tersebut menyimpan berbagai jenis spesimen hewan yang diawetkan untuk kepentingan penelitian ilmiah.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata dasar 'awet' (bahasa Indonesia/Melayu) yang mendapat awalan 'di-' dan akhiran '-kan' untuk membentuk kata kerja pasif. Praktik mengawetkan makanan sudah ada sejak zaman kuno sebagai cara manusia untuk bertahan hidup selama musim paceklik atau perjalanan jauh sebelum ditemukannya lemari pendingin.