didurhakai
/di.dur.ha.ka.i/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSastraMoralitasVerba PasifNetral
Ringkasan Makna
Bentuk pasif dari mendurhakai, yang berarti diperlakukan dengan tidak setia atau dilawan oleh pihak yang seharusnya patuh.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'didurhakai' berasal dari kata dasar 'durhaka' yang mendapat imbuhan gabung 'di-i'. Istilah ini merujuk pada tindakan seseorang yang dikhianati, dilawan, atau tidak dipatuhi oleh pihak yang memiliki kewajiban moral atau hukum untuk setia, seperti anak kepada orang tua, rakyat kepada raja, atau bawahan kepada atasan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โRaja merasa sedih karena kerajaannya didurhakai oleh menteri kepercayaannya sendiri.โ
โThe king felt sad because his kingdom was betrayed by his own trusted minister.
โOrang tua itu menangis karena merasa didurhakai oleh anaknya yang tidak lagi mau berbakti.โ
โThe parent cried because they felt disobeyed by their child who no longer wanted to be devoted.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Sanskerta 'drohaka' yang berarti pengkhianatan atau perlawanan terhadap otoritas. Dalam budaya Indonesia, istilah ini sangat kental dengan nilai-nilai moral dan etika kekeluargaan serta feodalisme tradisional.