dieluk
/di.eˈlʊk/
🇮🇩Bahasa IndonesiaVerbaPasifSastraNetral
Ringkasan Makna
Bentuk pasif dari mengeluk, yang berarti diagung-agungkan, dipuji-puji, atau disanjung.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'dieluk' merupakan bentuk verba pasif dari kata dasar 'eluk' (atau lebih sering berakar dari frasa 'elok' atau 'elukan' dalam konteks sorak-sorai dan sanjungan). Kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang, kelompok, atau hal yang sangat dibanggakan, disorak-sorai dengan penuh kegembiraan, atau diagungkan oleh banyak orang karena suatu prestasi atau jasa.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pahlawan yang baru pulang dari medan perang itu dieluk oleh ribuan warga di sepanjang jalan.”
→Pahlawan yang baru pulang dari medan perang itu disanjung oleh ribuan warga di sepanjang jalan.
“Keberhasilan sang atlet muda membuat namanya dieluk sebagai pahlawan olahraga baru.”
→Keberhasilan sang atlet muda membuat namanya diagungkan sebagai pahlawan olahraga baru.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Indonesia baku, sering ditemukan dalam karya sastra, pemberitaan media, atau narasi sejarah untuk menggambarkan sambutan meriah penuh puja-puji.