diempukkan
/di.ษm.pสk.kan/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaKata KerjaBahasa IndonesiaKulinerBentuk PasifNetral
Ringkasan Makna
Dibuat menjadi empuk, lunak, atau tidak keras, khususnya pada bahan makanan seperti daging.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Bentuk pasif dari kata kerja kausatif 'mengempukkan', yang berarti proses atau tindakan menjadikan suatu benda (terutama bahan makanan seperti daging, atau alas seperti kasur) menjadi lebih lunak, lembut, dan mudah dikunyah atau ditekan. Dalam dunia kuliner, proses ini biasanya melibatkan penggunaan enzim alami (seperti papain pada pepaya atau bromelain pada nanas), pengasaman, perendaman (marinasi), atau teknik memasak tekanan tinggi (presto).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDaging sapi itu diempukkan terlebih dahulu dengan daun pepaya sebelum diolah menjadi rendang.โ
โDaging sapi tersebut dibuat menjadi lunak terlebih dahulu menggunakan daun pepaya sebelum dimasak menjadi rendang.
โKasur yang keras tersebut diempukkan dengan menambahkan lapisan busa ekstra di atasnya.โ
โKasur yang keras itu dibuat lebih lembut dengan menambah lapisan busa tambahan di atasnya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata dasar 'empuk' yang mendapat imbohan 'di-kan'. Istilah ini sangat akrab dalam tradisi kuliner Indonesia yang kaya akan hidangan olahan daging berserat tinggi. Penggunaan bahan alami tradisional seperti daun pepaya muda atau parutan nanas untuk diempukkan secara alami merupakan bagian dari kearifan lokal dalam memasak.