dikenai
/di.kษ.na.i/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaverbahukumadministrasiNetral
Ringkasan Makna
Bentuk pasif dari kata kerja 'mengenai' yang berarti terkena atau mendapatkan sesuatu (biasanya berupa sanksi, pajak, atau aturan).
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dikenai adalah verba pasif yang berasal dari kata dasar 'kena' dengan imbuhan di-i. Kata ini digunakan untuk menyatakan bahwa subjek menerima atau mengalami suatu tindakan, beban, atau kewajiban, seperti sanksi hukum, denda, pajak, atau aturan tertentu.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPelanggar lalu lintas itu dikenai denda sebesar lima ratus ribu rupiah.โ
โThe traffic violator was subjected to a fine of five hundred thousand rupiah.
โSetiap barang impor yang masuk akan dikenai pajak bea masuk.โ
โEvery imported good that enters will be subject to import duty tax.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari akar kata 'kena' dalam bahasa Melayu/Indonesia yang berarti menyentuh atau mengenai, kemudian berkembang menjadi istilah teknis dalam konteks hukum dan administratif untuk menunjukkan subjek yang menjadi sasaran suatu aturan atau beban.