dikocok-kocok
/di.ko.tสษk ko.tสษk/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaKata KerjaKata UlangRagam Santai
Ringkasan Makna
Bentuk pasif ulang dari kata 'kocok' yang berarti diguncang atau digoyang-goyangkan secara berulang-ulang.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'dikocok-kocok' merupakan bentuk kata kerja pasif berulang (reduplikasi berimbuhan) dari kata dasar 'kocok'. Kata ini menjelaskan tindakan terhadap suatu benda atau cairan yang diguncang-guncangkan secara berulang dengan gerakan cepat agar tercampur rata, teraduk, atau untuk keperluan pengundian (seperti pada sedotan/gulungan kertas arisan). Dalam konteks informal, istilah ini sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari seperti menyiapkan obat cair, minuman, atau pengundian arisan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โBotol sirup itu harus dikocok-kocok terlebih dahulu agar endapannya menyatu.โ
โThe syrup bottle must be shaken well first so that the sediment mixes in.
โGelas arisan dikocok-kocok oleh ketua kelompok sampai satu gulungan kertas keluar.โ
โThe social gathering lottery cup was shaken repeatedly by the group leader until a rolled paper fell out.
Asal-usul & Konteks Budaya
Penggunaan istilah ini sangat identik dengan tradisi sosial masyarakat Indonesia, salah satunya adalah budaya arisan saat momen pengundian pemenang dengan mengguncang wadah berisi gulungan nama.