diktator
/dษชk.ta.tor/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiapolitikpemerintahansosiologiNetral
Ringkasan Makna
Pemimpin suatu negara atau pemerintahan yang memegang kekuasaan mutlak secara otoriter, sering kali diperoleh dan dipertahankan melalui kekuatan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Diktator adalah seorang penguasa yang memiliki kekuasaan penuh dan tidak terbatas atas suatu negara, biasanya tanpa batasan konstitusional, tanpa kontrol legislatif yang efektif, dan sering kali mengabaikan hak-hak asasi warga negara. Dalam sejarah modern, istilah ini berkonotasi negatif sebagai bentuk pemerintahan tirani di mana rakyat tidak memiliki kebebasan politik.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โThe nation suffered for decades under the rule of a ruthless dictator.โ
โNegara tersebut menderita selama berdekade-dekade di bawah pemerintahan seorang diktator yang kejam.
โRevolusi tersebut berhasil menggulingkan kekuasaan diktator yang telah lama berkuasa.โ
โRevolusi tersebut berhasil menggulingkan kekuasaan diktator yang telah lama berkuasa.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata ini berasal dari bahasa Latin 'dictator', yang pada masa Republik Romawi awal merupakan pejabat magistrat luar biasa yang ditunjuk untuk memimpin negara dalam masa darurat militer dengan kekuasaan penuh untuk jangka waktu terbatas. Seiring berjalannya waktu, makna ini bergeser menjadi konotasi negatif tentang kekuasaan mutlak yang sewenang-wenang.