dipikulkan
/di.pi.kul.kan/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaKata KerjaBentuk PasifKiasanHukumNetral
Ringkasan Makna
Dibebankan, ditanggungkan, atau diletakkan di atas bahu seseorang (secara harfiah maupun kiasan) untuk ditanggung atau dilaksanakan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dipikulkan merupakan bentuk pasif dari kata 'memikulkan' (kata dasar: 'pikul'). Secara harfiah, kata ini berarti diletakkan di atas pikulan atau bahu agar dibawa. Dalam penggunaan kiasan, kata ini sangat umum digunakan dalam konteks hukum, formal, maupun kehidupan sehari-hari untuk menyatakan bahwa suatu beban, kewajiban, tanggung jawab, tugas, denda, atau kerugian ditanggungkan atau dibebankan secara resmi kepada pihak tertentu.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โBiaya perkara dalam persidangan tersebut akhirnya dipikulkan kepada pihak tergugat.โ
โBiaya perkara dalam persidangan tersebut akhirnya dipikulkan kepada pihak tergugat.
โTanggung jawab yang sangat berat kini dipikulkan ke pundak pemimpin baru itu.โ
โTanggung jawab yang sangat berat kini dipikulkan ke pundak pemimpin baru itu.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata ini berakar dari tradisi masyarakat Melayu/Nusantara dalam membawa barang menggunakan tongkat pikulan yang diletakkan di bahu ('pikul'). Seiring perkembangan bahasa, aktivitas fisik memikul barang bertransformasi menjadi metafora untuk menanggung beban moral, kewajiban sosial, atau konsekuensi hukum.