dirukunkan
/di.ru.kun.kan/
🇮🇩Bahasa IndonesiaVerbaPasifSosialNetral
Ringkasan Makna
Dijadikan rukun, didamaikan kembali setelah berselisih atau bertengkar.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Bentuk verba pasif dari kata dasar 'rukun' dengan imbuhan di--kan. Kata ini mengandung makna bahwa dua pihak atau lebih yang sebelumnya sedang mengalami perselisihan, pertengkaran, atau perpecahan, diupayakan atau dipersatukan kembali agar tercipta keharmonisan, kedamaian, dan kerukunan di antara mereka.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Kedua keluarga yang berseteru itu akhirnya dirukunkan oleh tokoh masyarakat setempat.”
→Kedua keluarga yang berseteru itu akhirnya didamaikan oleh tokoh masyarakat setempat.
“Pihak sekolah berusaha merukunkan para siswa yang terlibat kesalahpahaman.”
→Pihak sekolah berusaha mendamaikan para siswa yang terlibat kesalahpahaman.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Indonesia dengan kata dasar 'rukun' (dari bahasa Arab 'rukn' yang berarti sendi atau asas, namun dalam penggunaannya di Nusantara berkembang menjadi keadaan berbaik hati dan sepakat). Proses 'dirukunkan' sangat menjunjung tinggi nilai gotong royong dan musyawarah dalam budaya masyarakat Indonesia.