disenchantment
/ˌdɪsɪnˈtʃæntmənt/
🇬🇧Bahasa InggrisPsikologiSosiologiEmosiNetral
Ringkasan Makna
Keadaan hilangnya rasa kagum, pesona, atau ilusi terhadap sesuatu yang sebelumnya dianggap ideal.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Disenchantment adalah kondisi psikologis atau sosiologis ketika seseorang atau kelompok menyadari bahwa realitas tidak seindah atau sebaik apa yang selama diyakini. Dalam sosiologi (terutama teori Max Weber), istilah ini sering dikaitkan dengan 'disenchantment of the world' (Entzauberung), yaitu proses rasionalisasi dan sekularisasi di mana dunia modern kehilangan aspek magis, spiritual, atau misteriusnya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Many young workers experience deep disenchantment with corporate life after a few years.”
→Banyak pekerja muda mengalami kekecewaan mendalam terhadap kehidupan korporat setelah beberapa tahun.
“The political scandal led to widespread disenchantment among voters.”
→Skandal politik tersebut memicu hilangnya kepercayaan secara meluas di kalangan pemilih.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Inggris, merupakan gabungan awalan 'dis-' (penolakan/penghilangan) dan kata 'enchantment' (pesona/sihir). Populer dalam filsafat modern dan sosiologi melalui konsep Max Weber tentang hilangnya pesona mistis di dunia modern akibat sains dan rasionalisasi.