distorsi kognitif
/disˈtorsi koɡˈnitif/
🇮🇩Bahasa IndonesiaPsikologiIstilah MedisKesehatan MentalNetral
Ringkasan Makna
Pola pikir yang tidak rasional atau dibesar-besarkan yang meyakinkan seseorang tentang sesuatu yang tidak benar.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Distorsi kognitif adalah kebiasaan berpikir otomatis yang keliru atau bias, di mana seseorang memproses informasi dengan cara yang negatif atau tidak sesuai dengan kenyataan. Konsep ini sangat penting dalam psikologi klinis, khususnya terapi perilaku kognitif (CBT), karena sering kali memicu kecemasan, depresi, serta masalah emosional lainnya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“All-or-nothing thinking is a common cognitive distortion that affects many people under stress.”
→Berpikir serba-atau-tidak-sama-sekali adalah distorsi kognitif umum yang memengaruhi banyak orang di bawah tekanan.
“Recognizing cognitive distortion helps patients challenge their negative thought patterns.”
→Mengenali distorsi kognitif membantu pasien menantang pola pikir negatif mereka.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berakar dari psikoterapi barat, terutama dikembangkan oleh Aaron Beck pada tahun 1960-an dalam kerangka Terapi Perilaku Kognitif (CBT) untuk menggambarkan kesalahan pemrosesan informasi pada individu.