distrofi korneal
/dis.tro.fi kor.ne.al/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaKedokteranOftalmologiPenyakitNetral
Ringkasan Makna
Kelainan mata herediter non-inflamasi yang ditandai dengan penumpukan materi abnormal pada kornea sehingga dapat mengaburkan penglihatan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Distrofi korneal adalah kelompok gangguan mata genetik yang diturunkan, di mana materi asing seperti penumpukan protein, lemak, atau kalsium terakumulasi pada satu atau beberapa lapisan kornea. Kondisi ini umumnya memengaruhi kedua mata secara simetris, memburuk secara perlahan tanpa disertai peradangan (inflamasi), dan pada tingkat yang parah dapat menyebabkan kornea kehilangan kejernihannya hingga menurunkan ketajaman penglihatan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPasien yang terdiagnosis distrofi korneal perlu menjalani pemantauan berkala oleh dokter spesialis mata.โ
โPasien yang terdiagnosis distrofi korneal perlu menjalani pemantauan berkala oleh dokter spesialis mata.
โJika distrofi korneal menyebabkan penurunan penglihatan yang berat, prosedur keratoplasti atau transplantasi kornea mungkin diperlukan.โ
โJika distrofi korneal menyebabkan penurunan penglihatan yang berat, prosedur keratoplasti atau transplantasi kornea mungkin diperlukan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berasal dari gabungan kata Yunani 'dys-' (buruk/gangguan) dan 'trophe' (nutrisi/pertumbuhan), serta kata Latin 'corneus' (seperti tanduk, merujuk pada kornea). Dalam sains medis, kelainan ini diklasifikasikan secara ketat berdasarkan lapisan kornea yang terdampak (seperti epitel, stroma, atau endotel).