dituahkan
/di.tu.ah.kan/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaverbapasifantropologisastraNetral
Ringkasan Makna
Ditinggikan martabatnya, dikeramatkan, atau dianggap memiliki tuah (kekuatan gaib atau keistimewaan) oleh masyarakat.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'dituahkan' adalah bentuk verba pasif dari kata dasar 'tuah'. Istilah ini sering digunakan dalam konteks budaya tradisional Nusantara untuk merujuk kepada seseorang (seperti tetua adat, pemimpin, atau tokoh masyarakat) yang dihormati, dituakan, dan dianggap memiliki kelebihan, berkah, atau wibawa khusus yang membawa pengaruh positif bagi lingkungannya. Bisa juga merujuk pada benda yang dikeramatkan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โBeliau adalah seorang tokoh masyarakat yang dituahkan di desa ini.โ
โBeliau adalah seorang tokoh masyarakat yang dihormati dan dituakan di desa ini.
โKeris pusaka itu dituahkan oleh para leluhur sejak ratusan tahun lalu.โ
โKeris pusaka itu dikeramatkan oleh para leluhur sejak ratusan tahun lalu.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Melayu/Indonesia 'tuah' yang berkaitan dengan konsep keberuntungan, wibawa, atau kesaktian. Dalam masyarakat adat, proses 'dituahkan' adalah bentuk pengakuan sosial terhadap otoritas moral atau spiritual seseorang.