dituai
/di.tu.ai/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaVerbaPertanianKiasanNetral
Ringkasan Makna
Bentuk pasif dari kata 'tuai', bermakna sudah dipotong (tentang padi) atau sudah diperoleh hasilnya (tentang usaha, perbuatan, dan sebagainya).
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'dituai' merupakan bentuk verba pasif dari kata dasar 'tuai'. Dalam makna literal, kata ini merujuk pada hasil panen tanaman pertanian seperti padi yang sudah dipotong. Dalam makna kiasan atau figuratif, kata ini sering digunakan untuk menyatakan hasil atau akibat dari suatu perbuatan atau usaha yang telah dilakukan sebelumnya, baik berupa buah yang manis (hasil baik) maupun buah yang pahit (akibat buruk).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPadi di sawah itu sudah siap dituai minggu depan.โ
โPadi di sawah itu sudah siap dipanen minggu depan.
โKeberhasilan yang ia raih saat ini adalah buah manis dari kerja keras yang telah dituai selama bertahun-tahun.โ
โKeberhasilan yang ia raih saat ini adalah buah manis dari kerja keras yang telah dituai selama bertahun-tahun.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata dasar 'tuai' (alat untuk memotong padi) dalam bahasa Melayu/Indonesia, yang kemudian berkembang penggunaannya baik dalam konteks agraris tradisional maupun dalam ungkapan metaforis seperti peribahasa 'siapa menanam, dia yang menuai'.